DATA SISWA YANG RESPON

Senin, 13 Maret 2023

PHB 2023

Soal PHB Bahasa Indonesia Kelas XI  

Waktu : 11.30 - 12.30

1. Apa saja sistematika penulisan proposal kegiatan?

2. Apa saja sistematika penulisan proposal penelitian? 

3. Apa saja ciri ciri karya ilmiah populer? 

4. Karya ilmiah semiformal yang terdiri dari apa saja? 

5. Karya ilmiah formal yang terdiri dari apa saja? 

6. Bagaimana cara membuat judul karya ilmiah? 

Jawaban dikirim di  

https://forms.gle/h7dsbiQFeYUyMeVx7

 

Sabtu, 20 Agustus 2022

KELAS XI IPA4

 Tuliskan  hasil  telaah  kelompokmu  dalam  format  penilaian  seperti
berikut ini pada lembar terpisah atau buku kerjamu!

Kiat Menata Rambut Pendek


Gaya  rambut  bob  pendek  kini  mulai disukai  lagi.  Meski  terlihat  sederhana, untuk  gaya  rambut  seperti  itu  juga diperlukan  perawatan  yang  benar.  Ada beberapa  langkah  dan  cara  yang  harus kamu  lakukan  untuk  merawat  rambut pendek dengan baik, yaitu sebagai berikut.
 

1. Keringkan dengan Handuk
Banyak  orang  yang  mengeringkan rambut pendeknya dengan cara mengacakacaknya  dengan  handuk  agar  air  cepat meresap. Padahal cara ini bisa membuat rambut mudah patah. Keringkan rambut sambil dipijat perlahan.
2. Gunakan Produk Styling
Gunakan produk stylingdan perawatan rambut seperti serum untuk menyehatkan akar rambut. Produk perawatan rambut yang alami akan membuat rambut kamu terlihat bersinar dan indah. Rambut juga tampak halus dan memberikan extra glow. Pastikan menggunakannya di batang rambut.
3. Blow drydari Akar Rambut Terlebih Dahulu
Saat akan melakukan blow drypada rambut pendek kamu, pastikan
memulainya dari akar rambut. Gunakan sisir sikat bulat dan pengering
rambut, lalu arahkan hair dryerke bagian akar. Gunakan sisir dengan
ukuran  yang  benar  karena  sikat  yang  lebih  besar  akan  memberikan
sedikit kurva ke gaya rambut bob kamu.
4. Tambahkan kesan bervolume (terisi penuh)
Kembangkan dan blow dryrambut bagian depan untuk mendapatkan
kesan  bervolume.  Dengan  begitu,  rambut  kamu  akan  terlihat  terisi
penuh.
(Sumber: Surat Kabar Kompas dengan pengubahan

Kamis, 09 September 2021

XI IPA5, Kamis, 9 September 2021

 

Kegiatan 2
Menelaah Kebahasaan Teks Eksplanasi

 

      Berdasarkan  kaidah  kebahasaan  secara  umum,  teks  eksplanasi  sama dengan kaidah pada teks prosedur. Sebagai teks yang berkategori faktual (nonsastra),  teks  eksplanasi  menggunakan  banyak  kata  yang  bermakna denotatif.
     Sebagai  teks  yang  berisi  paparan  proses,  baik  itu  secara  kausalitas maupun  kronologis,  teks  tersebut  menggunakan  banyak  konjungsi kausalitas ataupun kronologis.
a.  Konjungsi  kausalitas,  antara  lain, sebab,  karena,  oleh  sebab  itu,  oleh karena itu,sehingga.
b. Konjungsi kronologis (hubungan waktu), seperti kemudian, lalu, setelah itu, pada akhirnya.
 

     Teks  eksplanasi  yang  berpola  kronologis  juga  menggunakan  banyak keterangan waktu pada kalimat-kalimatnya. 

Berikut contohnya.
     Pada bulan keempat, muka telah kian tampak seperti manusia. Dalam bulan kelimarambut-rambut mulai tumbuh pada kepala. Selama bulan keenam, alis dan bulu mata timbul. Setelah tujuh bulan,fetus mirip kulit orang tua dengan kulit merah berkeriput. Selama bulan kedelapan dan kesembilan, lemak  ditimbun  di  bawah  kulit  sehingga  perlahan-lahan menghilangkan sebagian keriput pada kulit. Kaki membulat. Kuku keluar pada ujung-ujung jari. Rambut asli rontok dan terus menjadi sempurna dan siap dilahirkan. 

     Berkenaan  dengan  kata  ganti  yang  digunakannya,  teks  eksplanasi langsung merujuk pada jenis fenomena yang dijelaskannya, yang bukan berupa persona. Kata ganti yang digunakan untuk fenomenanya itu berupa kata  benda,  baik  konkret  maupun  abstrak,  seperti demonstrasi,  banjir, gerhana, embrio, kesenian daerah; dan bukan kata ganti orang, seperti ia, dia, mereka. Karena objek yang dijelaskannya itu berupa fenomena, tidak berbentuk  personal  (nonhuman  participation),  dalam  teks  eksplanasi  itu pun ditemukan banyak kata kerja pasif. Hal itu seperti kata-kata berikut: terlihat, terbagi, terwujud, terakhir, dimulai, ditimbun, dandilahirkan.
     Di  dalam  teks  itu  pun  dijumpai  banyak  kata  teknis  atau  peristilahan, sesuai dengan topik yang dibahasnya. Apabila topiknya tentang kelahiran, istilah-istilah biologi yang muncul. Demikian pula apabila topiknya tentang kesenian daerah, istilah-istilah budaya sering digunakan. Apabila topiknya tentang fenomena kebaikan BBM, istilah ekonomi dan sosial akan sering muncul.

Tugas
1.  Kerjakanlah  secara  mandiri.  Untuk  berlatih,  tulislah  masingmasing lima contoh kalimat yang menggunakan konjungsi kausalitas,
kronologi,  dan  yang  berketerangan  waktu.  Kamu  bisa  mengerjakan
tugas ini pada google forms!


https://forms.gle/UFZ8JJUY9TM7L3Kj7

KISI-KISI SOAL BAHASA INDONESIA kelas XI

  RINGKASAN KOMPETENSI YANG DIUJI Majas dalam puisi Unsur intrinsik dan ekstrinsik puisi Teks drama (tokoh, konflik, latar, dialog) Kar...