DATA SISWA YANG RESPON

Selasa, 09 Maret 2021

XI BAHASA

Membaca dan mempelajari LKS halaman 22-24

Bab VI

MerancangKarya Ilmiah

Mengidentifikasi Informasi, Tujuan, dan Esensi Karya Ilmiah yang Dibaca

     Pernahkah kalian membuat karya tulis ilmiah? Karya ilmiah atau tulisan ilmiah adalah tulisan yang berisi tentang fenomena atau peristiwa yang ditulis berdasarkan kenyataan (bukan fiksi). Misalnya, tulisan tentang ilmu pengetahuan, alam sekitar, teknologi, dan seni yang diperoleh melalui studi kepustakaan, penelitian, atau pengalaman di lapangan, dan pengetahuan orang lain sebelumnya.  

Untuk membekali kemampuanmu, pada bab ini kamu akan belajar: 

1. mengidentifikasi informasi, tujuan, dan esensi karya ilmiah yang dibaca; 

2. merancang informasi, tujuan, dan esensi dalam karya ilmiah; 

3. menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah; dan 

4. mengonstruksi sebuah karya ilmiah dengan memperhatikan isi, sistematika, dan kebahasaan. 

Untuk membantumu dalam mempelajari dan mengembangkan kompetensi dalam berbahasa, pelajari peta konsep di bawah ini dengan saksama!


  

 

 


Bacalah Lembar Kerja Siswa halaman 22-24

https://forms.gle/aF3u4hnGWhvZuXHu8

XI IPS3

 Membaca dan mempelajari LKS halaman  24 dan 25

B. Merancang Informasi, Tujuan, dan Esensi dalam Karya Ilmiah

Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu: 

1. menentukan informasi penting dalam karya ilmiah; 

2. menyajikan hasil karya ilmiah yang telah didiskusikan.

Kegiatan 1

 Menentukan Informasi Penting dalam Karya Ilmiah 

      Tujuan penulisan karya ilmiah adalah untuk memublikasikan suatu ilmu pengetahuan kepada masyarakat. Salah satu forum yang sering dijadikan tempat untuk tujuan itu adalah diskusi. Dalam forum itulah berbagai hal tentang karya ilmiah itu dibahas secara bersama-sama. Melalui forum itu pula kita dapat memperoleh informasi-informasi penting dari suatu karya ilmiah secara terbuka; disertai berbagai informasi dan tanggapan sebagai pelengkap dari peserta diskusi lainnya. 

      Dalam diskusi seperti itu sering terlontar banyak gagasan penting. Selepas pembicara menyampaikan karya ilmiahnya, sesi berikutnya adalah forum tanya jawab. Dalam sesi ini para peserta menyampaikan sejumlah tanggapan kepada pembicara. Tanggapan itu bisa berupa pertanyaan, sanggahan, kritik, atau saran. 

Kegiatan 2 

Menyajikan Hasil Karya Ilmiah dalam Diskusi 

      Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, masalah adalah sesuatu yang harus diselesaikan atau dipecahkan. Melalui forum diskusi, masalah-masalah itu diharapkan dapat terselesaikan lebih baik karena melibatkan banyak orang. 

     Dalam diskusi resmi, seperti seminar, masalah itu dipaparkan oleh seorang atau beberapa orang yang ditunjuk khusus oleh panitia berdasarkan keahlian ataupun penguasaannya terhadap masalah itu. Orang tersebut dinamakan dengan pemakalah atau narasumber. Dalam kegiatan tersebut, pemakalah bertugas untuk menjelaskan masalah dan solusinya yang telah ia kemas di dalam makalahnya. Dalam kegiatan tersebut, narasumber tidak membacakan makalah, tetapi memaparkannya kembali secara lisan dengan bahasa yang mudah dipahami para peserta. Untuk itu, kita dapat menyertai penyelesaiannya dengan media, semacam power point. Dengan media tersebut kita membuat kata-kata kunci dari isi makalah yang akan kita paparkan.

Perhatikan paparan berikut!

Sabtu, 06 Maret 2021

XI IPS5

 Kegiatan 2 

Menyusun Proposal Berdasarkan Aspek-Aspek Penting 

        Pada pembahasan terakhir ini, kamu harus mampu merancang proposal berdasarkan aspek-aspek penting. Namun, terlebih dahulu kamu harus memahami bagaimana penyusunan proposal. Penyusunan proposal bisa dilakukan melalui observasi lapangan atau membaca dari literatur. Supaya lebih mudah dalam membuat penyusunan proposal, kamu harus mengawalinya dengan melakukan analisis terhadap suatu masalah atau kebutuhan di lapangan.  

       Dengan demikian, kita bisa mengajukan suatu kegiatan yang sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan. Ada tiga hal yang dapat dilakukan untuk mengumpulkan sejumlah fakta dan data yang menjadi pusat penyusunan proposal, yaitu melalui observasi langsung, melakukan wawancara dengan narasumber, atau melalui penyebaran angket.

      Langkah selanjutnya ialah dengan membaca berbagai literatur untuk memperkuat temuan-temuan dari lapangan itu. Literatur juga berperan sebagai rujukan atas bermasalah atau tidaknya temuan-temuan di lapangan itu.

     Penyusunan proposal harus diawali dengan kegiatan observasi lapangan ataupun membaca berbagai literatur. Kegiatan itu sudah kamu lakukan, bukan?

 

Langkah berikutnya yang harus kamu lakukan adalah mengembangkan temuan-temuanmu itu ke dalam sebuah proposal yang lengkap, jelas, dan menarik.

 1. Lengkap, perhatikanlah kelengkapan bagian-bagian proposal, mulai dari latar belakang sampai bagian daftar pustaka; mungkin juga lampiran-lampiran yang perlu disertakan. Untuk itu, kita harus memahami kembali struktur proposal yang telah dipelajari terdahulu.  

2. Jelas, perhatikan pula kaidah-kaidah kebahasaan yang lazim digunakan untuk proposal sehingga proposal yang kamu buat itu mudah dipahami oleh pembacanya.

3. Menarik, perhatikan teknik penyajiannya; tata letak, ilustrasi, pemilihan jenis huruf, spasi, dan hal-hal lainnya sehingga penerima usul tertarik untuk membacanya. Dengan demikian, hal tersebut membantu pula di dalam proses pengesahan proposal tersebut. 

TUGAS

Hari ini materi teks proposal sudah selesai kita akan berlatih secara mandiri untuk menyusun proposal suatu kegiatan yang akan dilakukan pada kegiatan di sekolah atau kegiatan di lingkungan tempat tinggalmu!

Tulis di buku tulis kemudian scan atau di Foto dan kirim ke

(XI IPS5 hari ini kegiatannya memproduksi teks proposal waktunya dua pertemuan, pertemuan sekarang dan pertemuan berikutnya, hari ini selesai boleh langsung apload dan kalau belum selesai absen saja besok tanpa upload kemudian pertemuan berikutnya baru upload)

https://forms.gle/3CnihaRivpXkgyJS7

Kamis, 04 Maret 2021

XI IPA4

 

Kegiatan 2 

Menyusun Proposal Berdasarkan Aspek-Aspek Penting 

        Pada pembahasan terakhir ini, kamu harus mampu merancang proposal berdasarkan aspek-aspek penting. Namun, terlebih dahulu kamu harus memahami bagaimana penyusunan proposal. Penyusunan proposal bisa dilakukan melalui observasi lapangan atau membaca dari literatur. Supaya lebih mudah dalam membuat penyusunan proposal, kamu harus mengawalinya dengan melakukan analisis terhadap suatu masalah atau kebutuhan di lapangan.  

       Dengan demikian, kita bisa mengajukan suatu kegiatan yang sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan. Ada tiga hal yang dapat dilakukan untuk mengumpulkan sejumlah fakta dan data yang menjadi pusat penyusunan proposal, yaitu melalui observasi langsung, melakukan wawancara dengan narasumber, atau melalui penyebaran angket.

      Langkah selanjutnya ialah dengan membaca berbagai literatur untuk memperkuat temuan-temuan dari lapangan itu. Literatur juga berperan sebagai rujukan atas bermasalah atau tidaknya temuan-temuan di lapangan itu.

     Penyusunan proposal harus diawali dengan kegiatan observasi lapangan ataupun membaca berbagai literatur. Kegiatan itu sudah kamu lakukan, bukan?

 

Langkah berikutnya yang harus kamu lakukan adalah mengembangkan temuan-temuanmu itu ke dalam sebuah proposal yang lengkap, jelas, dan menarik.

 1. Lengkap, perhatikanlah kelengkapan bagian-bagian proposal, mulai dari latar belakang sampai bagian daftar pustaka; mungkin juga lampiran-lampiran yang perlu disertakan. Untuk itu, kita harus memahami kembali struktur proposal yang telah dipelajari terdahulu.  

2. Jelas, perhatikan pula kaidah-kaidah kebahasaan yang lazim digunakan untuk proposal sehingga proposal yang kamu buat itu mudah dipahami oleh pembacanya.

3. Menarik, perhatikan teknik penyajiannya; tata letak, ilustrasi, pemilihan jenis huruf, spasi, dan hal-hal lainnya sehingga penerima usul tertarik untuk membacanya. Dengan demikian, hal tersebut membantu pula di dalam proses pengesahan proposal tersebut. 

XI IPA4

TUGAS

Hari ini materi teks proposal sudah selesai kita akan berlatih secara mandiri untuk menyusun proposal suatu kegiatan yang akan dilakukan pada kegiatan di sekolah atau kegiatan di lingkungan tempat tinggalmu!

(waktunya dua pertemuan, pertemuan sekarang dan pertemuan berikutnya, kalau hari ini selesai boleh langsung apload dan kalau belum selesai absen saja tanpa upload kemudian pertemuan berikutnya baru upload)

Tulis di buku tulis kemudian scan atau di Foto dan kirim ke

 

https://forms.gle/DEwVQmjUUYDm93Xh9

Selasa, 02 Maret 2021

XI IPS2

Kegiatan 2 

Menyusun Proposal Berdasarkan Aspek-Aspek Penting 

        Pada pembahasan terakhir ini, kamu harus mampu merancang proposal berdasarkan aspek-aspek penting. Namun, terlebih dahulu kamu harus memahami bagaimana penyusunan proposal. Penyusunan proposal bisa dilakukan melalui observasi lapangan atau membaca dari literatur. Supaya lebih mudah dalam membuat penyusunan proposal, kamu harus mengawalinya dengan melakukan analisis terhadap suatu masalah atau kebutuhan di lapangan.  

       Dengan demikian, kita bisa mengajukan suatu kegiatan yang sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan. Ada tiga hal yang dapat dilakukan untuk mengumpulkan sejumlah fakta dan data yang menjadi pusat penyusunan proposal, yaitu melalui observasi langsung, melakukan wawancara dengan narasumber, atau melalui penyebaran angket.

      Langkah selanjutnya ialah dengan membaca berbagai literatur untuk memperkuat temuan-temuan dari lapangan itu. Literatur juga berperan sebagai rujukan atas bermasalah atau tidaknya temuan-temuan di lapangan itu.

     Penyusunan proposal harus diawali dengan kegiatan observasi lapangan ataupun membaca berbagai literatur. Kegiatan itu sudah kamu lakukan, bukan?

 

Langkah berikutnya yang harus kamu lakukan adalah mengembangkan temuan-temuanmu itu ke dalam sebuah proposal yang lengkap, jelas, dan menarik.

 1. Lengkap, perhatikanlah kelengkapan bagian-bagian proposal, mulai dari latar belakang sampai bagian daftar pustaka; mungkin juga lampiran-lampiran yang perlu disertakan. Untuk itu, kita harus memahami kembali struktur proposal yang telah dipelajari terdahulu.  

2. Jelas, perhatikan pula kaidah-kaidah kebahasaan yang lazim digunakan untuk proposal sehingga proposal yang kamu buat itu mudah dipahami oleh pembacanya.

3. Menarik, perhatikan teknik penyajiannya; tata letak, ilustrasi, pemilihan jenis huruf, spasi, dan hal-hal lainnya sehingga penerima usul tertarik untuk membacanya. Dengan demikian, hal tersebut membantu pula di dalam proses pengesahan proposal tersebut. 

XI IPS2

TUGAS

Hari ini materi teks proposal sudah selesai kita akan berlatih secara mandiri untuk menyusun proposal suatu kegiatan yang akan dilakukan pada kegiatan di sekolah atau kegiatan di lingkungan tempat tinggalmu!

(waktunya dua pertemuan, pertemuan sekarang dan pertemuan berikutnya, kalau hari ini selesai boleh langsung apload dan kalau belum selesai absen saja tanpa upload kemudian pertemuan berikutnya baru upload)

Tulis di buku tulis kemudian scan atau di Foto dan kirim ke

https://forms.gle/Yr87AW8ABhamysLN9

Senin, 01 Maret 2021

XI IPS3

 

Meneruskan pertemuan kemarin mempelajari LKS Bab VI 

Bab VI

MerancangKarya Ilmiah

Mengidentifikasi Informasi, Tujuan, dan Esensi Karya Ilmiah yang Dibaca

 

 


TUGAS MANDIRI

Carilah sebuah karya ilmiah di buku atau internet. Setelah itu b uatlah kesimpulan sesua langkah-langkah diatas.

Karya ilmiahnya cukup difoto,  screenshot. atau scan kemudian diupload di google form

https://forms.gle/XH3AJWdr4uHP2wj9A

 

Sabtu, 27 Februari 2021

XI IPS2

 

PARA SISWA YANG BERBAHAGIA, KARNA PADA PERTEMUAN KEMARIN KALIAN SUDAH LATIAN SOAL DI LEMBAR KERJA SISWA, HARI INI KEGIATANNYA MENCATAT HASIL LATIAHAN KEDALAM LEMBAR FORM YANG SUDAH DISEDIAKAN DIBAWAH INI.

KOSA KATA

Ambigu : jenis kata sifat yang memiliki makna lebih dari satu atau bermakna ganda

Argumen : alasan yang dapat dipakai untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan

observasi : peninjauan secara cermat

panitia : kelompok orang yang ditunjuk atau dipilih untuk mempertimbangkan atau mengurus hal-hal yang ditugaskan kepadanya

sponsor : orang atau perusahaan yang mengusahakan (memelopori, memprakarsai, mengusulkan, menyelenggarakan) suatu kegiatan (siaran, pertunjukan, dan sebagainya) ... 

hipotesis adalah sesuatu yang dianggap benar untuk alasan atau pengutaraan pendapat (teori, proposisi dan sebagainya) meskipun kebenarannya masih harus dibuktikan. Arti lainnya dari hipotesis adalah anggapan dasar. 

XI IPS2

https://forms.gle/WLmv7Q91pfN5eMFt5

KISI-KISI SOAL BAHASA INDONESIA kelas XI

  RINGKASAN KOMPETENSI YANG DIUJI Majas dalam puisi Unsur intrinsik dan ekstrinsik puisi Teks drama (tokoh, konflik, latar, dialog) Kar...