KEGIATAN HARI INI MEMPELAJARI SOAL-SOAL LKS HALAMAN 20 DAN 21
XI IPA5
PARA SISWA YANG BERBAHAGIA, KARNA PADA PERTEMUAN KEMARIN KALIAN SUDAH LATIAN SOAL DI LEMBAR KERJA SISWA, HARI INI KEGIATANNYA MENCATAT HASIL LATIAHAN KEDALAM LEMBAR FORM YANG SUDAH DISEDIAKAN DIBAWAH INI.
KOSA KATA
Ambigu : jenis kata sifat yang memiliki makna lebih dari satu atau bermakna ganda
Argumen : alasan yang dapat dipakai untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan
observasi : peninjauan secara cermat
panitia : kelompok orang yang ditunjuk atau dipilih untuk mempertimbangkan atau mengurus hal-hal yang ditugaskan kepadanya
sponsor : orang atau perusahaan yang mengusahakan (memelopori, memprakarsai, mengusulkan, menyelenggarakan) suatu kegiatan (siaran, pertunjukan, dan sebagainya) ...
hipotesis adalah sesuatu yang dianggap benar untuk alasan atau pengutaraan pendapat (teori, proposisi dan sebagainya) meskipun kebenarannya masih harus dibuktikan. Arti lainnya dari hipotesis adalah anggapan dasar.
XI IPA4
Kegiatan 2
Menyusun Proposal Berdasarkan Aspek-Aspek Penting
Pada pembahasan terakhir ini, kamu harus mampu merancang proposal berdasarkan aspek-aspek penting. Namun, terlebih dahulu kamu harus memahami bagaimana penyusunan proposal. Penyusunan proposal bisa dilakukan melalui observasi lapangan atau membaca dari literatur. Supaya lebih mudah dalam membuat penyusunan proposal, kamu harus mengawalinya dengan melakukan analisis terhadap suatu masalah atau kebutuhan di lapangan.
Dengan demikian, kita bisa mengajukan suatu kegiatan yang sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan. Ada tiga hal yang dapat dilakukan untuk mengumpulkan sejumlah fakta dan data yang menjadi pusat penyusunan proposal, yaitu melalui observasi langsung, melakukan wawancara dengan narasumber, atau melalui penyebaran angket.
Langkah selanjutnya ialah dengan membaca berbagai literatur untuk memperkuat temuan-temuan dari lapangan itu. Literatur juga berperan sebagai rujukan atas bermasalah atau tidaknya temuan-temuan di lapangan itu.
Penyusunan proposal harus diawali dengan kegiatan observasi lapangan ataupun membaca berbagai literatur. Kegiatan itu sudah kamu lakukan, bukan?
Langkah berikutnya yang harus kamu lakukan adalah mengembangkan temuan-temuanmu itu ke dalam sebuah proposal yang lengkap, jelas, dan menarik.
1. Lengkap, perhatikanlah kelengkapan bagian-bagian proposal, mulai dari latar belakang sampai bagian daftar pustaka; mungkin juga lampiran-lampiran yang perlu disertakan. Untuk itu, kita harus memahami kembali struktur proposal yang telah dipelajari terdahulu.
2. Jelas, perhatikan pula kaidah-kaidah kebahasaan yang lazim digunakan untuk proposal sehingga proposal yang kamu buat itu mudah dipahami oleh pembacanya.
3. Menarik, perhatikan teknik penyajiannya; tata letak, ilustrasi, pemilihan jenis huruf, spasi, dan hal-hal lainnya sehingga penerima usul tertarik untuk membacanya. Dengan demikian, hal tersebut membantu pula di dalam proses pengesahan proposal tersebut.
TUGAS
Hari ini materi teks proposal sudah selesai kita akan berlatih secara mandiri untuk menyusun proposal suatu kegiatan yang akan dilakukan pada kegiatan di sekolah atau kegiatan di lingkungan tempat tinggalmu!
Tulis di buku tulis kemudian scan atau di Foto dan kirim ke
XI BAHASA
https://forms.gle/Y3gFgLW8tN2AsHjJ6
(Meneruskan yang kemarin, yang sudah mengirim tinggal absen saja)
Kegiatan 2
Menyusun Proposal Berdasarkan Aspek-Aspek Penting
Pada pembahasan terakhir ini, kamu harus mampu merancang proposal berdasarkan aspek-aspek penting. Namun, terlebih dahulu kamu harus memahami bagaimana penyusunan proposal. Penyusunan proposal bisa dilakukan melalui observasi lapangan atau membaca dari literatur. Supaya lebih mudah dalam membuat penyusunan proposal, kamu harus mengawalinya dengan melakukan analisis terhadap suatu masalah atau kebutuhan di lapangan.
Dengan demikian, kita bisa mengajukan suatu kegiatan yang sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan. Ada tiga hal yang dapat dilakukan untuk mengumpulkan sejumlah fakta dan data yang menjadi pusat penyusunan proposal, yaitu melalui observasi langsung, melakukan wawancara dengan narasumber, atau melalui penyebaran angket.
Langkah selanjutnya ialah dengan membaca berbagai literatur untuk memperkuat temuan-temuan dari lapangan itu. Literatur juga berperan sebagai rujukan atas bermasalah atau tidaknya temuan-temuan di lapangan itu.
Penyusunan proposal harus diawali dengan kegiatan observasi lapangan ataupun membaca berbagai literatur. Kegiatan itu sudah kamu lakukan, bukan?
Langkah berikutnya yang harus kamu lakukan adalah mengembangkan temuan-temuanmu itu ke dalam sebuah proposal yang lengkap, jelas, dan menarik.
1. Lengkap, perhatikanlah kelengkapan bagian-bagian proposal, mulai dari latar belakang sampai bagian daftar pustaka; mungkin juga lampiran-lampiran yang perlu disertakan. Untuk itu, kita harus memahami kembali struktur proposal yang telah dipelajari terdahulu.
2. Jelas, perhatikan pula kaidah-kaidah kebahasaan yang lazim digunakan untuk proposal sehingga proposal yang kamu buat itu mudah dipahami oleh pembacanya.
3. Menarik, perhatikan teknik penyajiannya; tata letak, ilustrasi, pemilihan jenis huruf, spasi, dan hal-hal lainnya sehingga penerima usul tertarik untuk membacanya. Dengan demikian, hal tersebut membantu pula di dalam proses pengesahan proposal tersebut.
TUGAS
Hari ini materi teks proposal sudah selesai kita akan berlatih secara mandiri untuk menyusun proposal suatu kegiatan yang akan dilakukan pada kegiatan di sekolah atau kegiatan di lingkungan tempat tinggalmu!
Tulis di buku tulis kemudian scan atau di Foto dan kirim ke
XI BAHASA
https://forms.gle/ZQnxyyGkMPkhqC297
(waktunya 2 hari selasa dan rabu besok)
Bab VI
MerancangKarya Ilmiah
Mengidentifikasi Informasi, Tujuan, dan Esensi Karya Ilmiah yang Dibaca
Jawablah pertanyaan di bawah ini. 1. Pada teks di atas terdapat beberapa kosakata yang perlu dipahami artinya. Temukan arti kosakata ber...